Adu Strategi Monkey D. Dragon X Pemerintah Dunia One Piece - Anime Review One Piece

Adu Strategi Monkey D. Dragon X Pemerintah Dunia One Piece

Nasib Sabo
Monkey D. Dragon x Pemerintah Dunia
Situasi Pasukan Revolusi saat ini sedang dilanda kepanikan akibat kabar buruk yang diterima oleh Sabo, namun begitu kita masih belum tau apakah ia tewas atau tidak.

Pihak Revo Army hanya menanggapi berita tersebut dengan perasaan yang diliputi kesedihan dan kekhawatiran, sampai saat ini mereka sedang mencari tahu kebenarannya.

Tentu terlalu dini bagi mereka untuk mengamini berita yang ditulis oleh morgans tersebut,  oleh karenanya Dragon dan para pengikutnya mau tidak mau harus menentukan sikap mereka.

Inilah yang kemudian, saya kira akan memunculkan konflik baru antara Revo army dan Pemerintah Dunia. Sepertinya pihak pasukan revolusi akan segera melakukan pergerakan untuk mencari tau kebenaran akan berita tersebut.

Lalu kira-kira langkah apa yang akan diambil oleh Monkey D. Dragon selaku pimpinan tertinggi Revo Army??

Apakah ia akan menampakkan diri kehadapan dunia secara langsung atau ia menyimpan suatu strategi yang pada akhirnya akan memicu kemarahan Pemerintah Dunia.

Well sebelum membahasnya lebih lanjut, mari kita cari tau terlebih dahulu apa sih yang sebenarnya terjadi pada Sabo dan yang lain.

Pada One Piece chapter 904, sebagian besar anggota Pasukan Revolusi berkumpul di markas mereka yang baru, tepatnya dikerajaan Kamabakka. Sembari menunggu kehadiran para komandan divisinya, Sabo dan Dragon melakukan konsolidasi untuk membahas tentang rencana mereka menyusup ke Mariejoa.

Pada akhirnya, merekapun menyepakati untuk bergerak mengingat waktunya sangat tepat karena adanya Konfrensi Reverie. Bukan untuk melakukan pertarungan secara langsung, tapi mereka hanya ingin sekedar mendeklarasikan perang saja.

Lalu tak lama setelah pertemuan mereka, Dragon akhirnya mengutus Sabo untuk bergerak ke Mariejoa dengan didampingi oleh beberapa komandan divisi revo army. Perjalanan mereka menuju Mariejoa boleh dibilang tak mendapatkan hambatan sama sekali. Sampai pada akhirnya sesuatu yang mengejutkan muncul dihadapan mata mereka.

Ya, Sabo dan yang lain harus menyaksikan sesuatu yang buruk terjadi pada temannya yaitu Bartholomeu Kuma. Peristiwa inilah yang saya kira menjadi faktor utama atas menghilangnya Sabo dan rekan-rekannya. Andai saja mereka tak berjumpa dengan Kuma, saya kira mereka mungkin sudah akan melancarkan misi mereka mendeklarasikan perang, karena pada saat kejadian tersebut, Sabo dan yang lain sudah berada disekitaran gerbang pintu masuk, tepatnya di gerbang celestial dragon yang merupakan jalan masuk menuju wilayah para dewa.

Ya, mereka sudah berada didalam wilayah kaum naga langit, tinggal selangkah lagi untuk menyebutkan maksud dan tujuan mereka datang kesana, tentunya kepada tenryuubito.

Nah yang menariknya, lagi-lagi kita menyaksikan bahwa penjagaan disana, meskipun dijaga dengan sangat ketat namun begitu masih tetap saja, ada tokoh-tokoh yang mampu menembus penjagaan tersebut. Sebelumnya ada nama Fisher Tiger yang datang seorang diri untuk membebaskan para budak milik Tenryuubito. Kali ini bukan hanya pasukan Revo Army saja, namun ada juga tokoh dari generasi terburuk yaitu Bonney.

Nah apakah Pemerintah Dunia sendiri tak mencium aroma-aroma penyusupan, padahal saat itu mereka sedang malangsungkan hajat yang besar, yang tujuannya juga untuk membahas isu-isu hangat yang sedang berkembang di semesta One Piece, seperti misalnya pergerakan-pergerakan para kelompok bajak laut, pun begitu dengan musuh utama mereka yaitu Pasukan Revolusi itu sendiri??

Well saya kira mereka sudah pasti akan memperhitungkan situasi-situasi terburuk yang mungkin akan mengganggu Reverie, faktanya disana sudah ada tokoh-tokoh kuat seperti Admiral dan Cp0 yang artinya Pemerintah Dunia memang sudah siap untuk mengantisipasi jika nantinya ada sesuatu yang buruk terjadi, hanya saja kehadiran merekapun tak bisa menjamin kelancaran jalannya Reverie, ya sifatnya hanya sebatas untuk menjaga dan mengantisipasi saja.

Nah lalu bagaimana jika seandainya Pemerintah Dunia sebenarnya memang sudah memprediksi bahwa mereka akan menerima tamu tak diundang yaitu Pasukan Revolusi??

Bagi saya hal tersebut masih sangat mungkin untuk terjadi, maka dari itu Pemerintah Dunia pun bisa saja memanfaatkan keberadaan Kuma untuk mengalihkan focus tujuan dari pada Revo Army ketika mereka datang ke Mariejoa dan ya, faktanya saat itu Sabo pun mulai merasa marah dengan apa yang sedang menimpa Kuma.

Nah Kuma sendiri saat ini sudah menjadi seorang Budak dan anehnya hanya dia seoranglah Budak yang tak bisa di miliki oleh para Tenryuubito karena ketika mereka ingin menggunakan Kuma maka mereka hanya diperbolehkan untuk menyewanya saja tanpa adanya hak kepemilikan.

Itulah yang membuat saya curiga bahwa Pemerintah Dunia pada akhirnya memang sudah memperkirakan kedatangan pasukan Revolusi saat Reverie berlangsung, jadi mungkin saja ada unsur kesengajaan dari mereka untuk membuat Sabo dan yang lain bisa masuk dan mendekati wilayah kediaman para kaum naga langit.

Ya sampai saat ini belum ada informasi pasti apakah ada sebuah pertarungan sengit antara pihak Revo Army melawan Pihak Pemerintah Dunia, namun jika ditanya apakah ada sebuah keributan ketika Reverie berlangsung?? Saya kira kemungkinan besar hal tersebut memang terjadi, indikasinya adalah adanya perban yang membalut tubuh Fujitora.

Situasi apalagi yang sampai bisa membuat Fujitora harus dipenuhi dengan luka jika bukan diakibatkan karena sebuah pertarungan. So bagaimana menurut teman-teman apakah saat itu Revo Army bertarung dengan Admiral??

Nah yang jelas dalam berita yang ditulis oleh Morgans, didalamnya menginformasikan tentang adanya percobaan pembunuhan, entah apakah hal ini mengacu pada Revo Army atau pada delegasi Alabasta.

Ya, apapun itu yang terjadi, saya masih percaya Sabo dan yang lain pasti selamat, meskipun harus dipenuhi dengan luka atupun situasi buruknya yaitu mereka tertangkap dan menjadi tawanan untuk memancing Dragon keluar.

Atau scenario lainnya yaitu mereka akan bekerjasama dengan Bonney untuk menyelamatkan Kuma dan keluar dari Mariejoa karena pada dasarnya kedua belah pihak mempunyai keterikatan dengan seorang Kuma.

Dan ingat, Bonney sendiri memang mempunyai masalalu yang bersinggungan dengan Pemerintah Dunia, seperti yang pernah disampaikan oleh Akainu pada chapter 595 yangmana diketahui Bonney pernah kabur dari Pemerintah Dunia.

Bukan hanya itu saja, ketika ia menjadi tawanan Kurohige dan lalu kemudian diambil alih oleh Akainu, namun tak lama setelah Timeskip dia kedapatan sudah bebas berkeliaran kembali. Artinya ia punya kemampuan untuk mengecoh musuh-musuhnya saat dalam keadaan terdesak dan hal ini bisa saja ia manfaatkan untuk membantu Revo Army karena sejatinya masing-masing dari mereka mempunyai keprihatinan yang sama kepada Kuma. So bagaimana menurut teman-teman, mungkinkah Sabo dan yang lain mendapatkan bantuan dari seorang Bonney??

Ya, itulah kira-kira situasi yang saat ini sedang dialami oleh Sabo dan yang lain, terlepas dari apakah mereka masih disana atau sudah keluar, yang pasti pemimpin Revo Army tak akan tinggal diam.

Sekarang Dragon dituntun untuk bertindak dan bereaksi dengan cepat untuk menanggapi isu tersebut yang sudah menyebar keberbagai tempat. Kita liat Koala dan Ivankov sangat tak percaya ketika membaca berita tersebut dan tampak sangat histeris.

Jika hal ini sampai mempengaruhi tujuan Revo Army yang telah disepakati sebelumnya, maka keadaan ini akan sangat mungkin dimanfaatkan oleh musuh-musuh mereka, seperti halnya Kurohige yang saat ini juga kedapatan sudah bergerak.

So kira-kira apa yang akan dilakukan oleh Monkey D Dragon??

Well pada akhirnya kemisteriusan karakter Dragon masih sangat dijaga oleh Oda sensei. Kita masih belum bisa memastikan apakah ia akan menampakkan diri lagi atau tidak, namun yang jelas permasalahan tentang Sabo ini adalah pertunjukkan strategi, yang mungkin saya bisa katakana, akan melibatkan 3 pihak yaitu Revo Army, Pemerintah Dunia dan Bajak Laut Kurohige. Poin utama untuk memecahkan situasi ini adalah kebenaran dari berita yang ditulis oleh Morgans.

Dari sudut pandang Pemerintah Dunia, bisa saja mereka memanfaatkan antusiasme Morgans dalam kapasitasnya sebagai pemburu berita untuk memancing Dragon keluar dengan cara mengirim Chiper Pol ke markas pusat berita milik Morgans dan kemudian seolah-olah memperingatkan dia untuk tak menulis berita macam-macam tentang kejadian yang terjadi di Mariejoa.

Ya istilah sederhananya adalah Pemerintah Dunia sedang mengompori Morgans agar nantinya ia semakin tertarik untuk menulis berita tersebut, apalagi isu ini menyangkut Pasukan Revolusi, tentu berita tersebut pastinya akan menjadi Headline yang pada akhirnya dapat disaksikan oleh banyak orang.

Nah kemudia dari sudut pandang bajak laut Kurohige.

Kita tau saat ini mereka sudah bergerak, entah apa yang sekarang akan direncanakan oleh Kurohige. Apakah ini ada hubungannya dengan poros Reverie atau justru dengan poros Wano??

Saya sih lebih menduga kurohige akan memanfaatkan situasi pasca Reverie. Nah mengenai kesimpangsiuran berita tersebut, ini bisa menjadi senjata bagi Kurohige untuk mengelabuhi pihak-pihak tertentu dengan sifat cerdik dan liciknya.

Kemudian yang terakhir kita lihat dari sudut pandang Pasukan Revolusi.

Menurut saya sudah benar apa yang Dragon perintahkan. Ya, ia mencoba untuk tenang dan mencari tau kebenarannya. Selain misterius, saya kira Dragon juga salah satu tokoh yang cerdas, jadi ia bisa saja mencium aroma-aroma tak sedap atas ditulisnya berita tersebut.

Ada scenario menarik untuk memastikan keadaan dari Sabo dan yang lain tanpa harus membuat ia terpancing oleh berita tersebut, ya salah satunya adalah dengan menghubungi ayahnya yaitu Monkey D Garp.

Apakah mungkin kedua sosok ayah dan anak ini dapat saling bekerjasama??

Jika Garp dan Roger saja bisa, kenapa juga dengan Dragon tidak bisa. Artinya hal ini bisa saja terjadi meskipun kemungkinannya sangat kecil karena adanya perbedaan prinsip diantara mereka, namun jika isunya sudah menyangkut tentang keselamatan dari pada Sabo, saya yakin Garp akan dengan senang hati untuk membantunya.

Pasti Garp tak ingin mengulangi kesalahan yang sama atas kematian dari Ace, karena kita tau antara Ace, Sabo dan Luffy terikat oleh suatu hubungan yang apabila tragedy Marineford terjadi lagi maka Garp akan merasa marah.

Ya pada akhirnya isu ini akan menjadi pertunjukan strategi diantara mereka bertiga. Siapa yang terpancing, disitulah ada celah untuk disusupi oleh pihak musuh. So bagaimana menurut teman-teman sendiri, apa yang seharusnya dilakukan oleh Dragon terkait dengan isu Sabo ini??

Well saya kira itulah pembahasan untuk video kali ini, seperti biasa jika ada kesalahan mohon dikoreksi dan apabila teman-teman ingin menambahkan, silahkan tuangkan opininya di kolom komentar. Mari berdiskusi Cheers. 

0 Response to "Adu Strategi Monkey D. Dragon X Pemerintah Dunia One Piece"

Post a Comment

Iklan Bawah Artikel